Pembangunan Saluran Desa Singopadu Kurang Transparan Indikasi Untungkan Kontraktor.
- Khairul anwar
- 06 Januari 2026, 21:22:00 WIB
- Daerah
Sidoarjo,Berkabar Nusa.Com - Berpotensi menimbulkan kerugian negara pembangunan peningkatan saluran Desa Singopadu,Tulangan.
Terpampang papan informasi,nama pekerjaan pembangunan peningkatan saluran Desa Singopadu,volume 150 meter,lokasi Singopadu Tulangan,sumber dana APBD,nomor kontrak 000.3/11.04.13.5/KD.Epl.438.5.3./2025 ,kontraktor CV Rizki Gemilang Utama,konsultan pengawas CV Hijau Daun,satuan kerja Dinas PU BMSDA.
Temuan dilokasi pembangunan saluran Desa Singopadu Tulangan sebagai berikut.
1) Tidak tercantumnya anggaran di papan informasi indikasi kurang transparan potensi melanggar UU RI No 14 Tahun 2008.
2) Penataan batu kali amburadul, diduga pondasi tidak sesuai kedalamannya potensi kualitas bangunan tidak bertahan lama.
3) Pemasangan karet tengah diduga tidak rata.
4) Bangunan sudah ada yang retak.
Berdasarkan temuan itu Aktifis Anti Korupsi Bung Yo menyatakan, sudah jelas diatur dalam undang- undang keterbukaan informasi publik (KIP) setiap penggunaan uang negara harus transparan ke publik.
" Pembangunan saluran Singopadu tidak cantumkan anggarannya, mengundang kecurigaan publik diduga ada yang ditutup- tutupi,lebih mirisnya lagi baru selesai pengerjaannya beberapa bulan yang lalu kondisi bangunan sudah rusak dan kropos," tegasnya,Selasa,(6/1/2026).
Ia menilai, dengan temuan itu pembangunan saluran Singopadu indikasi untungkan kontraktor.
" Kami sebagai kontrol,mengawal setiap pembangunan di Kabupaten Sidoarjo.Dan temuan ini sebagai tembusan ke Dinas PU BMSDA serta aparat penegak hukum (APH)
Ditempat terpisah,Kepala Desa Singopadu Fian saat dikonfirmasi melalui aplikasi whats app memberikan keterangan pembangunan saluran air Singopadu anggaran pokok pikiran (Pokir) Anggota DPRD Sidoarjo Dhamroni.
Sementara itu,anggota DPRD Sidoarjo Dhamroni saat dikonfirmasi melalui pesan whats app ditanya apa benar pembangunan saluran air Singopadu anggaran dari pokir ?. Iya mas,tanyakan ke Dinas ya.
Hingga berita dipublikasikan ,Farid Kabid drainase saat dikonfirmasi pesan whats app adanya temuan fakta dilokasi pembangunan memilih bungkam suara. ** Wr



